Dari Farwah bin Naufal Al-Asyja’iy, ia berkata: Aku pernah bertanya kepada ‘Aisyah tentang doa yang biasa digunakan oleh Rasulullah SAW dalam memohon kepada Allah. ‘Aisyah menjawab, “Beliau biasa berdoa Allohumma unnu a’uudzubika min syarri maa ‘amiltu wa min syarri maa lam a’mal (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa saja yang aku kerjakan dan dari keburukan apa saja yang tidak aku kerjakan)”.
HR. Muslim juz 4, hal. 2085
Categories: Mutiara Sunnah
Rabbanaa laa tuzikh quluu banaa ba’da’ith hadzaitanaa wahablanaa milladzunkarahmah innaka antal wahhaab ((mereka berdoa): “Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau jadikan hati Kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada Kami, dan karuniakanlah kepada Kami rahmat dari sisi Engkau; karena Sesungguhnya Engkau-lah Maha pemberi (karunia))”.
Qs. Al Imran (3) ayat 8
Dari Anas, ia berkata: Adalah Rasulullah SAW banyak membaca doa Yaa muqollibal quluubi tsabbit qolbii ‘alaa diinik (Ya Allah yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku atas agama-Mu)”. Lalu aku (Anas) bertanya, “Wahai Nabi Allah, kami beriman kepadamu dan kepada apa yang engkau bawa, apakah engkau mengkhawatirkan atas kami?”. Beliau SAW menjawab, “Ya, sesungguhnya hati itu diantara dua jari-jari Allah. Dia membolak-balikkannya sesuai yang dikehendaki-Nya”.
HR. Tirmidzi, juz 3, hal. 304
Categories: Mutiara Sunnah